Kegagalan pemerintah Indonesia dalam membangun rakyat Papua sangat
dirasakan oleh rakyat Pupua. Hal itu dibuktikan dengan kegelisaan rakyat
terhadap berbagai persoalan. Demokrasi semakin tertutup, pelanggaran
HAM semakin meningkat, jumlah militer semakin bertambah, ekonomi rakyat
masih dibawah garis kemiskinan, pemerintah membiarkan investor merampas
hak-hak masyarakat adat serta pelayanan publik yang tidak maksimal, di
erah otonomi khusus, seharusnya lebih baik dari sebelumnya tetapi hal
itu tidak terjadi. Kegagalan – kegagalan ini, rakyat Papua melakukan
perlawanan terhadap pemerintnah Indonesia. Aksi pengembalian Otsus pada
bulan Juni 2010 adalah puncak dari bukti kemarahan rakyat Papua kepada
pemerintah Indonesia dan ingin merdeka dari segala penindasan.
Kamis, 27 Februari 2014
BERITA PAPUA
Kegagalan pemerintah Indonesia dalam membangun rakyat Papua sangat
dirasakan oleh rakyat Pupua. Hal itu dibuktikan dengan kegelisaan rakyat
terhadap berbagai persoalan. Demokrasi semakin tertutup, pelanggaran
HAM semakin meningkat, jumlah militer semakin bertambah, ekonomi rakyat
masih dibawah garis kemiskinan, pemerintah membiarkan investor merampas
hak-hak masyarakat adat serta pelayanan publik yang tidak maksimal, di
erah otonomi khusus, seharusnya lebih baik dari sebelumnya tetapi hal
itu tidak terjadi. Kegagalan – kegagalan ini, rakyat Papua melakukan
perlawanan terhadap pemerintnah Indonesia. Aksi pengembalian Otsus pada
bulan Juni 2010 adalah puncak dari bukti kemarahan rakyat Papua kepada
pemerintah Indonesia dan ingin merdeka dari segala penindasan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar