Gate Wiyai. Jakarta,13/12/16. Selama Perang Yunani-Persia, Korinthos kurang lebih mengikuti Sparta,
begitu juga dalam Perang Peloponnesos, ketika Korinthos membantu Sparta dan
mengirimkan banyak tentara dan uang untuk melawan Athena. Seusai Perang Peloponnesos,
pada tahun 300-an SM, Korinthos terlibat dalam beberapa perang kecil. Setelah
Sparta mengalami kemunduran, Korinthos mendirikan perkumpulannya sendiri, yang
disebut Liga Korinthos. Akan tetapi, sekitar tahun 338 SM, Korinthos ditaklukan
oleh raja Philippos dari Makedonia, yang ketika itu juga menaklukan banyak kota
Yunani lainnya.
![]() |
| Gambar. Kuil Apollo |
Menelusuri
jalan sejarah Yunani Kuno ke pusat bumi, karena Anda mencari jalan ke Kuil
Apollo. Kuil ini besaran besar ditemukan dalam Italia, Turki dan Yunani, namun hal
ini di The Kuil Apollo di Yunani yang Anda merasa seolah-olah Anda sedang
mengunjungi pada hari Apollo dikalahkan Pythos di Yunani Kuno.
Di Yunani, Candi
Apollo ditemukan di Korintus, Bassae, Patroos, dan Delphi. Setiap candi yang
populer di kanan mereka sendiri, tapi The Kuil Apollo di Delphi adalah tempat
sejarah epik dimulai. Seperti ceritanya, Apollo adalah salah satu dewa yang
paling penting dari Yunani Kuno. Ketika ia berangkat untuk menemukan jalan di
dunia, Apollo tersandung pada Delphi dan percaya itu menjadi tempat yang paling
sempurna. Dia mendirikan kuil, dan kultus-nya dimulai. Namun, candi ini sudah
ditempati oleh Pythos, Allah ular yang Apollo mengambil dan dikalahkan. Setelah
semua tahun-tahun perang dan kehancuran, The Kuil Apollo di Delphi masih
berdiri tegak.
![]() |
| Gambar. Dewa Apollo |
Kuil Apollo yang
ditemukan di lereng selatan Gunung Parnassus, terletak di bawah The Phaedriades
(yang Ones Bright). Kembar tebing Gunung Parnassus cahaya merah berseri-seri
ketika mereka menangkap matahari terbenam ke langit malam. kunjungan harian
dapat dicari dari Athena, karena kota ini terletak 180 km. Ketika sampai ke
Kuil Apollo, berjalan sepanjang Jalan Suci dan merasa menyapu waktu dan hidup
jauh dari memori saat Anda menjadi terpesona dengan keindahan struktur dan
patung di sepanjang jalan. Setelah Makedonia menaklukan Korinthos pada tahun 338 SM, Korinthos tak
lagi menjadi sekuat sebelumnya, namun kota ini tetap menjadi pelabuhan penting
pada periode Hellenistik.
Sekitar
tahun 800 SM, orang Korinthos mulai membuat barang-barang untuk dijual kepada
para pedagang yang sering berlabuh di pelabuhan mereka. Mereka membuat minyak
wangi, serta pot kecil sebagai wadahnya. Untuk beberapa waktu, pot buatan
Korinthos menjadi terkenal, dan orang Korinthos menjadi kaya dari perdagangan
itu.
Pada tahun
800-an dan 700-an SM, Korinthos menjadi sangat kaya dari perdagangan minyak
wangi dalam pot kecil mewah, serta dari perdagangan guci. Namun pada akhir
tahun 700-an SM, orang Athena mulai ikut membuat tembikar mewah juga, sehingga
terjadi persaingan antara dua kota ini. Pada akhirnya, sekitar tahun 550 SM,
orang Athena bisa dibilang telah mengambil alih keunggulan atas pasar tembikar,
dan Korinthos berhenti menghentikan penjualan tembikar mereka.
![]() |
| Gambar.Tembikar Athena |
Namun
Korinthos tetap menjadi pelabuhan penting, sehingga kota ini tetap kaya.
Beberapa bukti terawal mengenai tiran dan hoplites berasal dari kota ini,
sekitar tahun 650 SM. Korinthos tidak pernah benar-benar mengembangkan
pemerintahan yang sepenuhnya demokratis, namun pada tahun 400-an SM, ada semacam
dewa konstitusi yang mengelola segala sesuatu
Setelah Romawi menaklukan Yunani pada tahun 100-an SM, mereka
membumihanguskan kota Korinthos sepenuhnya pada tahun 146 SM.
Seratus tahun
setelah penghancuran itu, yaitu pada tahun 44 SM, Julius Caesar membangun
kembali Korinthos seabgai kota Romawi. Pemerintah Romawi membangun banyak
bangunan baru di Korinthos dengan gaya Romawi. Pendakwah Kristen awal, yakni
Santo Paulus, mengunjungi Korinthos sekitar tahun 50 SM, dan memberikan
serangkaian khotbah di sana untuk membuat orang Korinthos memeluk agama
Kristen.
![]() |
| Gambar. Tembikar Korinthos |
Korinthos masih tetap ada pada masa Kekaisaran Bizantium, meskipun sempat
diguncang gempa hebat pada tahun 521 M dan mengalami kerusakan berat. Pada
tahun 1400-an Korinthos dikuasai oleh Kesultanan Utsmaniyah, dan sejak itu tak
lagi menjadi kota yang penting. (Gide Adii)...




















