Rabu, 08 Juni 2016

Pemicu Ideologi Perang Dunia III NATO VS Rusia

Gambar. Bendera NATO dan Rusia
          Sesudah Perang Dunia II berakhir, muncul dua kekuatan inti sebagai pemenang perang, yaitu Amerika Serikat dan Uni Soviet. Jasa Amerika Serikat semakin besar saat Jepang menyerah setelah peristiwa pemboman kota Hiroshima (6 Agustus 1945) dan kota Nagasaki (9 Agustus 1945).

Di pihak lain, Uni Soviet juga memberikan andil besar atas kemenangan pihak Sekutu di Perang Dunia II. Berkat Uni Soviet, negara-negara di Eropa Timur yang dikuasai NAZI Jerman berhasil dibebaskan, seperti Bulgaria, Albania, Hongaria, Rumania, Polandia, dan Cekoslowakia. Pengaruh kedua negara semakin besar setelah Perang Dunia II berakhir. Kekuatan militer, politik, dan ekonomi kedua negara ini tidak dapat ditandingi negara-negara pemenang lainnya.
           Meskipun kedua negara sama-sama tergabung di pihak Sekutu saat Perang Dunia II, pada dasarnya ideologi kedua negara sangat jauh berbeda. Uni Soviet menganut ideologi komunis-sosialis, sementara Amerika Serikat menganut liberal-kapitalis.
           Pemicu Ideologi perang dunia ke-III adalah:
1. Perbedaan Ideologi
     * Rusia = Komunis-Sosialis
     * NATO = Kapitalis-Imperialis
2. Perang tekhnologi
          Dengan dua ideologi yang ada, masing-masing pihak merasa kalau ideologinya mampu membawa perubahan ekonomi bagi negara-negara lain yang krisis setelah Perang Dunia II. Politik “mencari teman” diterapkan kedua negara untuk menggaet negara-negara lain supaya mengikuti ideologi mereka. Politik “mencari teman” ditempuh dengan cara apapun, diantaranya dengan memberikan bantuan, berdiplomasi, atau invasi militer. Persaingan di segala bidang antara blok barat (Amerika Serikat) dan blok timur (Uni Soviet) sering disebut Cold War (Perang Dingin).
          Perang Dingin dimulai saat masing-masing kubu mendapatkan kawan. Awal Perang Dingin ditandai dengn didirikannya pakta pertahanan NATO (North Atlantic Treaty Organization) oleh blok barat pada tanggal 4 April 1949, yang beranggotakan awal 12 negara yaitu Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Perancis, Belanda, Belgia, Italia, Portugal, Islandia, Norwegia, Luksemburg, dan Denmark.
Sebagai tandingannya, pihak blok timur juga mendirikan organisasi serupa pada tanggal 14 Mei 1955, dengan nama Pakta Warsawa yang beranggotakan awal 7 negara yaitu Uni Soviet, Jerman Timur, Polandia, Bulgaria, Cekoslowakia, Hongaria, dan Albania.
         Setelah bidang politik dan militer, persaingan kedua kubu menjalar ke bidang ekonomi (Marshall Plan vs Molotov Plan), kegiatan intelijen (CIA vs KGB), teknologi nukir, teknologi ruang angkasa (astronot vs kosmonot), bahkan olahraga (olimpiade). Persaingan kedua kubu berakhir saat Uni Soviet runtuh pada tahun 1990-an. Akibatnya banyak daerah yang berusaha memisahkan diri dan merdeka dari Uni Soviet. Wilayah-wilayah yang berhasil memerdekakan diri antara lain: Estonia, Latvia, Lithuania, Belarusia, Ukraina, Moldova, Georgia, Armenia, Azerbaijan, Kazakhstan, Kirgiztan, Tajikistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Rusia (meneruskan warisan Uni Soviet).


Sumber: Nana Nurliana Soeyono, Sudarini Suhartono, dan Magdalia Alfian. 2003. Sejarah 3 Nasional dan Umum. esis (Gide Adii)...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar